Prosedur Medis Untuk Mengatasi Impotensi

Prosedur Medis Untuk Mengatasi Impotensi

Impotensi adalah masalah seksual yang dialami oleh pria. Biasanya seseorang yang mengalami impotensi akan mengalami kesulitan dalam memulai dan mempertahankan ereksi pada saat berhubungan badan.

 

Selain itu, impotensi juga dapat mempengaruhi gairah seksual seseorang. Umumnya, orang yang menderitanya akan merasakan penurunan gairah seksual terhadap pasangan sehingga terkadang menimbulkan masalah bagi pasangan suami istri.

 

Impotensi biasanya diderita oleh pria yang usianya sudah mencapai 40 tahun ke atas. Akan tetapi tidak jarang juga ditemui orang yang masih berusia di bawah 40 tahun yang telah menderita masalah seksual tersebut.

 

Ada banyak prosedur medis yang bisa dilakukan untuk mengobati impotensi. Namun pengobatan tersebut pastinya, dilakukan setelah mengetahui faktor penyebabnya.

 

Untuk mengatasi masalah impotensi tersebut, anda harus mengetahui faktor penyebabnya terlebih dahulu.  Apa bila penyebab dari timbulnya masalah impotensi tersebut adalah faktor psikologis, maka yang perlu dilakukan adalah mengikuti terapi untuk bisa mengatasi masalah tersebut.

 

Selain itu, ada pula beberapa prosedur medis yang bisa anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Prosedur medis tersebut meliputi.

 

  • Sidenafil, tadalafil, dan verdanafil

Ketiga obat tersebut mampu meningkatkan aliran darah ke penis secara sementara. Obat ini berbentuk tablet dan hanya diperkenankan untuk dikonsumsi sehari sekali.

 

  • Supposotaria prostaglandin

Cara untuk menggunakan obat ini adalah dengan memasukkannya ke dalam saluran utera melalui lubang penis untuk bisa menimbulkan ereksi.

 

  • Pompa vakum

Alat ini mampu menarik darah ke penis agar bisa terjadi ereksi. Jika ereksi sudah terjadi,  maka anda harus meletakkan cincin kuning di pangkal penis untuk mempertahankannya.

 

  • Operasi

Prosedur ini dilakukan apa bila penyebab dari impotensi adalah terhalangnya suplai aliran darah ke penis atau pun terjadi masalah anatomi pada penis. Ini merupakan langkah terakhir yang harus diambil bila impotensi sudah tidak bisa ditangani oleh pengobatan atau pun prosedur medis lainnya.

 

Faktor penyebab terjadinya impotensi cukup beragam. Ada faktor psikologis, dimana penyebab dari terjadinya impotensi adalah karena orang  tersebut memiliki masalah dengan pasangannya, merasakan depresi, atau pun merasakan kecemasan yang akan mengganggu psikologis seseorang.

 

Ada pun faktor fisik yang menjadi penyebab masalah impotensi ini meliputi, penyempitan pembuluh darah menuju penis, cidera, dan juga adanya ketidakseimbangan hormon. Selain faktor psikologis dan fisik, impotensi juga bisa disebabkan oleh faktor lainnya. Ada pun faktor lainnya yang menjadi penyebab timbulnya impotensi adalah adanya efek samping dari penggunaan obat obatan, seperti obat anti depresan dan antisipkotip dalam jangka waktu yang cukup lama.

 

Selain itu masih ada penyebab lainnya yang bisa menimbulkan impotensi, penyebab tersebut adalah adanya gaya hidup yang tidak sehat pun. Orang yang senang mengkonsumsi minuman beralkohol atau pun seorang perokok aktif memiliki kemungkinan besar untuk terkena impotensi.

 

Untuk menghindari timbulnya impotensi, maka perlu dilakukannya pola hidup sehat. Dimana pola hidup sehat tersebut dapat dilakukan dengan cara, menjaga atau pun mengurangi stres, menurunkan berat badan agar menjadi lebih ideal, rutin dalam mengkonsumsi makanan yang sehat, tidak atau berhenti merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, dan tidak menggunakan narkoba.

 

Dengan melakukan dan menerapkan pola hidup sehat di dalam keseharian, maka anda bisa memiliki peluang besar untuk dapat terbebas dari masalah gangguan impotensi yang bisa sangat mengganggu.

 

Demikian pembahasan tentang prosedur medis untuk mengatasi impotensi. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *