Konsultasi Problematika Seksual Dengan Dokter Boyke Dian Nugraha

Konsultasi Problematika Seksual Dengan Dokter Boyke Dian Nugraha

dokter dian nugrahaDr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS

SUMBER WIKIPEDIA INDONESIA:

Dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS

(lahir di Bandung, 14 Desember 1956)

adalah dokter dan seksolog Indonesia.

Ia dikenal luas sebagai seorang seksolog dalam berbagai acara di televisi yang membahas masalah seksual.

KUMPULAN KONSULTASI SEKSUAL

Berikut ini adalah KUMPULAN KONSULTASI PROBLEMATIKA SEKSUAL BERSAMA DOKTER BOYKE di HARIAN SUARA KARYA

yang pernah dipublikasikan beberapa tahun yang lalu.

Semoga bermanfaat dan membantu menjadikan rumah tangga yang harmonis.

 

Pertanyaan – Ejakulasi Dini

Saya seorang suami berumur 32 tahun.

Melalui kesempatan ini saya ingin meminta bantuan dokter berkenaan dengan masalah yang saya hadapi.

Kalau saya berhubungan seks dengan istri, kenapa saya sekarang sering cepat keluar duluan.

Pertanyaannya,

Pertama, biar bisa tahan lama apa yang harus saya lakukan.

Kedua, kadang saya pakai tissue obat kuat.

Hasilnya memang bagus.

Saya bisa tahan lama, tapi kenikmatannya saya rasakan sangat kurang.

Amankah menggunakan obat kuat bagi organ keperempuanan istri dan saya sendiri.

Ketiga, kalau pakai tissue apa ada efek sampingnya terhadap kesehatan saya maupun istri.

Atas bantuan dokter saya ucapkan terima kasih.

Bpk SR – Kerinci, Pekanbaru

Jawaban – Dr. Boyke

Ejakulasi dini merupakan gangguan fungsi seksual laki-laki tersering.

Diperkirakan 20-30 persen laki-laki menderita ejakulasi dini.

Penyebabnya berkaitan dengan faktor fisik (tidak bugar) dan faktor medis seperti sakit kencing manis (diabetes mellitus), hipertensi,

pembengkakan prostat serta faktor psikis (pengalaman berhubungan seks secara cepat, stres, trauma seks) dan lain-lain.

Oleh karena itu untuk mengatasinya di samping tubuh harus bugar,

juga jika terdapat gangguan medis sebaiknya diobati.

 

Selain itu, hiduplah dengan santai, termasuk santai saat mau melakukan hubungan seks.

Jika hal ini tidak membantu, coba berkonsultasi dengan dokter.

 

Pertanyaan – Memperbesar Penis

Saya seorang laki-laki berusia 37 tahun,

sudah menikah selama 8 tahun dengan dua anak.

Saya merasakan istri mulai ogah-ogahan melakukan hubungan seks dalam 3 bulan terakhir ini.

Biasanya, kami melakukan hubungan seks dua kali seminggu, baik saya yang “minta” atau kadang istri saya.

Tetapi kok sekarang istri saya kelihatan malas-malasan kalau saya “minta”?

Kalau saya nggak minta, dia bahkan adem ayem saja.

 

Saya pernah mendengar tentang suntik silikon untuk memperbesar penis.

Apakah tindakan itu tidak berbahaya bagi kesehatan saya?

Kalau tidak, di mana saya bisa melakukan hal itu soalnya saya merasa ukuran penis saya kecil.

Kalau berbahaya, adakah cara alami untuk memperbesar penis?

Saya ingin sekali memberi kebahagiaan pada istri, dokter…

Bpk S – Tangerang, Banten

Jawaban – Dr. Boyke

Istri ogah-ogahan melakukan hubungan seks,

bukan hanya disebabkan oleh ketidakpuasan seks.

Mungkin saja ada faktor lain yang menyebabkan dia malas berhubungan seks,

seperti terlalu lelah, sikap suami yang menyakitkan istri, dan lain-lain.

Saran saya, cobalah tanyakan pada istri mengapa dia sekarang malas berhubungan seks.

 

Memperbesar penis adalah suatu tindakan operasi plastik.

Tanpa bedah plastik, mustahil penis dapat diperbesar dengan aman.

Penyuntikan silikon cair untuk memperbesar penis adalah tindakan berbahaya.

Selain dapat menimbulkan infeksi dan merusak syaraf-syaraf penis,

silikon itu sendiri dapat menyebabkan kanker.

Tak ada cara alami untuk memperbesar penis.

 

Kekuatan seks tidak tergantung pada besar-kecilnya penis,

tetapi tergantung pada seberapa tenang pikiran kita dalam menikmati seks. Oleh karena itu,

kekuatan seks sebenarnya terletak pada otak kita.

Lagi pula, letak G-spot dan klitoris sebagai pusat orgasme perempuan dapat disentuh oleh penis dengan ukuran berapa pun.

 

Pertanyaan – Posisi Hubungan Seks

Saya ingin bertanya soal posisi bersenggama yang ideal agar kami meraih kepuasan yang maksimal ketika melakukan hubungan seks.

Kadangkala saya merasa bosan berhubungan intim dengan cara-cara yang konvensional.

Posisi saya sebagai istri selalu berada di bawah dan suami di atas.

Memang, dengan posisi “telentang-telungkup” demikian, saya akui, akhirnya kami cukup menikmati juga.

Namun tentu, saya menginginkan adanya variasi-variasi tertentu ketika berhubungan seks.

Sebenarnya posisi macam apa yang sebaiknya diterapkan ketika kami melakukan making love (ML)?

Bagaimana mendorong suami agar melakukan ML dengan posisi-posisi yang variatif.

Terus terang, sebagai istri kadangkala saya malu dan gengsi menuntut pasangan (suami) dengan gaya macam-macam.

Padahal dokter, saya ingin sekali agar ada variasi-variasi ketika melakukan ML.

Bagaimana ini, dokter?

Ibu SA – Lenteng Agung, Jaksel

Jawaban – Dr. Boyke

Ada 6 (enam) posisi dasar hubungan seks yang lazim dilakukan pasangan, yaitu sebagai berikut:

  1. Posisi misionaris (laki-laki di atas, perempuan di bawah). Posisi ini dianjurkan bagi mereka yang ingin cepat punya anak jika perlu bokong diganjal oleh bantal.
  2. Posisi female superior (perempuan di atas).Posisi ini dianjurkan bagi perempuan yang sulit mencapai orgasme. Pada posisi ini, G-spot akan lebih mudah terangsang.
  3. Posisi dari belakang (dog position). Biasanya posisi ini dianjurkan bagi perempuan yang habis melahirkan, di mana dilakukan episotomi (pengguntingan perineum).
  4. Posisi duduk.
  5. Posisi berdiri. Posisi ini lebih pas dilakukan jika perempuan lebih kecil dari laki-laki.
  6. Posisi miring. Biasanya dianjurkan pada perempuan hamil agar tidak membahayakan janin dalam perutnya.

 

Ada baiknya, silahkan mencoba keenam posisi tersebut.

Bisa ditambahkan pula variasi-variasi lain pada posisi dasar tersebut,

misalnya, pada posisi duduk sang laki-laki menggunakan kursi atau pada posisi dari belakang,

sang perempuan menungging di atas meja dan lain-lain.

Mudah-mudahan posisi dan variasi seks ini dapat membantu mengatasi kejenuhan antara suami istri.

Yang penting, lakukan komunikasi terlebih dahulu, dan ajak suami bereksperimen dengan posisi tersebut.

 

Pertanyaan – Penis Kecil dan Sensasi Seks

Saya seorang WNA dari Batam yang sebentar lagi akan menikah dengan seorang perempuan yang pernah bersuami.

Melalui dr.Boyke saya mohon bantuan nasihat atau petunjuk menyangkut permasalahan saya sebagai berikut:

  • Berdasarkan kesepakatan dengan keluarga calon istri saya, sebelum melangsungkan pernikahan saya harus dikhitan dulu. Adakah risiko bagi saya sekiranya saya tidak mau dikhitan dan apa pula manfaatnya bagi saya jika dikhitan?
  • Perlu dr.Boyke ketahui kalau saya akhirnya menolak dikhitan itu semata-mata karena rasa malu, mengingat usia saya sudah 33 tahun, sedangkan yang saya ketahui umumnya laki-laki Indonesia dikhitan di usia anak-anak.
  • Menurut cerita rekan-rekan saya, laki-laki WNI jika ukuran penisnya kecil kelak tidak bisa membahagiakan istrinya. Padahal saya ingin sekali membahagiakan istri saya, namun ukuran penis saya tergolong kecil. Jika sedang ereksi (berdiri/tegak) ukuran maksimal hanya sekitar 10 cm.
  • Menurut dr.Boyke apakah bentuk ukuran penis salah satu kunci membahagiakan istri? Adakah alat yang bisa menolong saya membesarkan dan memanjangkan bentuk dan ukuran penis saya?

Atas bantuan dr.Boyke saya ucapkan terima kasih.

J A – di Batam

Jawaban – Dr. Boyke

Khitan sebenarnya bertujuan untuk kebersihan penis.

Dengan dikhitan smegma yang terkumpul di kepala penis akan hilang dan tentunya akan menjadi lebih bersih.

Khitan sendiri dapat menurunkan risiko terjadinya kanker penis dan menurunkan risiko tempat smegma sebagai sumber penyakit menular seksual.

Ukuran penis tidak menentukan kepuasan seks,

karena letak G-Spot, yaitu pusat orgasme perempuan pada 1/3 bagian atas vagina,

sehingga penis dengan ukuran kurang dari 10 cm dapat mencapainya.

Lagi pula keharmonisan perkawinan tidak ditentukan oleh seks semata, faktor komunikasi, toleransi dan pemanfaatan waktu luang bersama pasangan itu lebih penting.

 

Pertanyaan – Menopause Pada Laki-Laki

Saya laki-laki berusia 50 tahun memiliki dua anak yang sudah beranjak dewasa.

Dokter, saya sering membaca di majalah kesehatan soal menopause yang katanya banyak menyerang perempuan usia di atas 50 tahun.

Apakah menopause ini juga dialami kita, kaum laki-laki?

Usia berapakah kaum laki-laki mulai mempersiapkan diri untuk mengalami menopause?

Apakah menopause pada laki-laki itu gejalanya sama dengan menopause pada perempuan?

Seperti apa ya, dokter, gejalanya dan bagaimana solusinya?

Soalnya, beberapa tahun depan, usia saya sudah lebih dari 50 tahun.

Apa yang harus saya lakukan agar terhindar dari menopause?

Apalagi saya jarang sekali berolah raga karena waktunya habis untuk pekerjaan.

Boleh tahu dokter, apa bahaya selanjutnya bila saya mengabaikan gejala menopause?

Apa kondisi terberat yang bakal saya alami bila mengabaikan menopause? Saya tunggu jawabannya dokter.

Joko – Cileduk, Jakarta Selatan

Jawaban – Dr. Boyke

Menopause pada laki-laki dikenal dengan andropause.

Biasanya gejala andropause menyerang laki-laki di atas usia 50 tahun dengan gejala-gejala cepat lelah,

sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung, dan gairah kemampuan seks mulai berkurang (disfungsi ereksi).

Untuk itu, bila gejala-gejala tersebut datang terutama jika ada gairah yang menurun, segera hubungi dokter.

 

Andropause tidak bisa dihindarkan karena hal tersebut merupakan proses yang alami seiring dengan proses penuaan.

Yang bisa dilakukan para laki-laki adalah mengurangi gejala tersebut dengan cara tetap memelihara pola hidup sehat

(makanan yang bergizi, olah raga, me-manage stres dengan baik, hindari rokok dan minuman keras).

 

Penelitian menunjukkan bahwa olah raga yang cukup dapat memperlambat datangnya gejala-gejala andropause.

Memang, andropause tidak usah terlalu dipikirkan. Santai saja, toh setiap laki-laki akan mengalami masa itu. Ok.

 

Pertanyaan – Sunat Laki-laki Dewasa

Dokter, saya lajang berusia 27 tahun yang bersiap akan melangsungkan pernikahan tahun depan.

Satu pertanyaan yang selalu menghantui akhir-akhir ini adalah saya belum disunat.

Calon pasangan belum tahu tentang masalah ini.

Apakah perempuan tahu kalau pasangannya dikhitan atau tidak?

Terlambatkah bila saya baru akan melakukannya sekarang?

Sebenarnya perlu tidak sunat itu?

Bisa dijelaskan, manfaat dari sunat tidak saja pada hal-hal yang berhubungan dengan medis tetapi juga hubungan seksual nantinya.

Apa yang akan terjadi bila saya tidak dikhitan?

Apakah sama nikmatnya antara disunat dengan tidak disunat?

Dokter, bisa kasih informasi di mana saya bisa melakukan sunat, apakah ada klinik khusus.

Saya dapat informasi dari teman kalau ada teknologi terbaru yaitu sunat cincin.

Apakah keistimewaan dari sunat itu?

Berapa hari untuk proses pemulihan dari sunat itu, baik metode biasa atau sunat cincin.

Terima kasih atas perhatiannya.

BA – Surabaya

Jawaban – Dr. Boyke

Sunat atau khitan merupakan tindakan pemotongan kulup (preputium) penis,

sehingga kepala penis tidak tertutup kulit kemaluan.

Tujuannya selain untuk memenuhi aspek ritual bagi kaum muslim juga agar penis bersih dari smegma

yaitu cairan/kotoran yang dikeluarkan oleh kulit penutup penis tersebut.

 

Tentu saja, pasangan akan tahu bila Anda tidak dikhitan.

Dari sisi hubungan seks, tidak ada bedanya kenikmatan seksual bagi pasangan yang dikhitan atau tidak, baik dari sisi kenikmatan maupun kemampuan seks.

Hanya saja bagi laki-laki yang tidak dikhitan, lebih rentan terkena kanker penis.

Karena smegma yang tertinggal dapat merangsang timbulnya kanker.

Khitan bisa dilakukan oleh dokter umum/bedah, di klinik atau di rumah sakit mana saja.

Tidak perlu merasa malu karena sudah dewasa baru dikhitan.

 

Metode apapun boleh dilakukan, baik khitan konvensional, metode laser maupun metode cincin memerlukan waktu penyembuhan dan pemulihan yang kurang lebih sama

 

Pertanyaan – Penis Loyo

Dokter, saya laki-laki berusia 43 tahun, baru saja menikah.

Istri saya berusia 23 tahun. Jujur saja dokter, saya adalah penderita diabetes.

Seperti yang menimpa penderita diabetes lainnya, saya mengalami penis loyo.

  • Pertanyaannya adalah bagaimana agar penis saya kembali kokoh secara alami?
  • Untuk sementara, bagaimana cara memuaskan istri saya kendati penis saya agak loyo?
  • Saya masih bisa punya anak atau tidak?
  • Sekalian nanya, bagaimana caranya menyambungkan emosional agar hubungan seks kami membara?

Pak B – Pamulang, Tangerang

Jawaban – Dr. Boyke

Pertama tentunya kadar gula darah Anda harus dinormalkan dulu.

Artinya Anda harus berobat ke dokter internist, baru masalah disfungsi ereksinya ditangani.

Pada beberapa pasien jika kadar gula darah normal, kemampuan ereksinya kembali seperti semula.

Mungkin Anda mesti minum obat anti disfungsi ereksi untuk meningkatkan kemampuan seksual.

Saya berharap Anda meluangkan waktu ke dokter,

bukannya minum obat anti disfungsi ereksi yang dibeli di pasar bebas.

 

Anda masih bisa punya anak.

Karena itu segera ke dokter untuk memperbaiki kualitas hubungan seks Anda, sekaligus kualitas sperma Anda.

Terlebih bila kondisi rahim pasangan Anda sehat.

 

Untuk menyambungkan emosi agar hubungan seks Anda membara tidak bisa dilakukan sendiri.

Cobalah diskusikan dengan pasangan seperti apa posisi yang diinginkan, tempat/suasana juga mempengaruhi.

Buatlah tempat senyaman mungkin, gunakan wangi-wangian, hal itu bisa membuat seks semakin membara.

 

Pertanyaan – Jakun dan Disfungsi Ereksi

Saya seorang laki-laki berusia 22 tahun.

Dokter, saya punya masalah dengan jakun, yaitu tidak menonjol seperti teman-teman laki-laki lainnya.

Padahal, tubuh saya kurus. Dari info yang saya dengar dari teman-teman, laki-laki yang jakunnya tidak nongol seperti saya, kemampuan seksnya tidak kuat.

Katanya saya memiliki kecenderungan untuk menjadi seorang perempuan.

Apakah info itu benar?

Apa yang harus saya lakukan agar leher saya berjakun seperti laki-laki kebanyakan.

Sebenarnya apakah fungsi jakun itu? Apakah saya harus operasi untuk mendapatkan jakun? Treatment apa yang saya harus lakukan, dokter?

Dokter, teman saya pernah mengeluh katanya ia akhir-akhir ini sering mengalami kesulitan dalam berhubungan seksual dengan istrinya.

Apakah keluhan itu akibat stres yang dialaminya akibat beban kerjanya yang begitu banyak.

Karena saya tidak mengerti tentang seks, saya katakan untuk rajin berolahraga untuk meningkatkan staminanya.

Usaha itu katanya sudah dilakukan, tetapi kok tidak pengaruh ya? Apakah ada cara lain dokter?

Saya lihat wajahnya tidak lagi sumringah seperti dulu-dulu…

Bpk A – Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Jawaban – Dr. Boyke

Pertumbuhan jakun memang dikaitkan dengan adanya perkembangan seks sekunder pada laki-laki,

di samping perubahan suara, tumbuhnya rambut/kumis serta adanya mimpi basah pada saat pubertas.

Pertumbuhan jakun tidak dikaitkan dengan kemampuan seks.

Yang jelas, jakun itu pasti tumbuh hanya mungkin tidak terlalu menonjol.

Seperti juga kumis tidak selalu setiap laki-laki tumbuhnya lebat.

Fungsi jakun sebenarnya hanya dikaitkan dengan tanda seks sekunder saja, tidak ada fungsi yang khusus.

Jadi tidak perlu cemas, selama fungsi ereksi dan ejakulasi Anda masih normal, semua akan berjalan baik-baik saja.

 

Mengenai temanmu itu,

ia nampaknya mengalami disfungsi ereksi, di mana salah satu penyebabnya adalah stres dan kelelahan.

Beban pekerjaan yang menumpuk selain mengakibatkan kelelahan, juga timbul stres yang berkepanjangan.

Apalagi jika ditambah dia tidak berolah raga, tubuhnya gemuk,

mempunyai kebiasaan merokok dan minum minuman keras, maka semua faktor tersebut memperburuk kemampuan ereksinya.

Anjuran Anda agar ia berolah raga sudah tepat, karena tubuh yang bugar akan membuat seksnya menjadi bugar.

Namun, jika faktor stresnya tidak teratasi, tetap saja akan terjadi disfungsi ereksi.

 

Saran saya,

coba anjurkan ia untuk berkonsultasi kepada konsultan seks untuk diobati,

karena selain stres, beberapa penyakit seperti gula (diabetes melitus), darah tinggi,

kelainan pembuluh darah, kelainan syaraf dan gangguan hormon dapat pula menjadi penyebab disfungsi ereksi. OK

 

Pertanyaan – Jumlah Sperma Kurang

Sejak menikah dua tahun lalu,

kami belum juga dikarunia keturunan.

Setelah berkonsultasi dengan dokter, istri saya dinyatakan normal dan sehat.

Masalahnya ada pada saya, yaitu jumlah sperma di bawah rata-rata.

Apa maksud informasi ini dokter?

Padahal, saya tidak punya punya penyakit berat seperti stroke atau jantung.

Kalau melihat penampilan saya pun orang tidak akan menyangka saya memiliki sperma di bawah rata-rata,

karena tubuh saya proporsional dan terlihat bugar?

Mengapa sperma seseorang bisa di bawah rata-rata?

Bila kondisinya demikian, apa yang harus saya lakukan dokter?

Apakah ada cara yang cepat dan tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma?

Apakah masalah ini bisa di atasi dengan makanan tertentu atau olahraga tertentu.

Sampai jumlah berapa sperma bisa dikatakan di atas rata-rata itu.

Bagaimana mengetahui kalau sperma saya telah meningkat?

Bila kondisinya sudah di atas rata-rata, apa yang saya harus lakukan lagi agar istri saya cepat hamil.

Terima kasih banyak atas informasinya.

Bpk RI – Ciputat, Tangerang

Jawaban – Dr. Boyke

Kemampuan sperma dalam membuahi sel telur agar terjadi kehamilan sangat tergantung pada jumlah dan kwalitas sperma.

Biasanya dokter akan menilai volume semen (normal 2-5 ml), jumlah sperma (minimal 20-40 juta/ml),

gerakan sperma (minimal 60 % harus mampu bergerak lurus dan cepat) serta bentuk sperma yang normal yang jumlahnya sekitar 80%.

Penyebab jumlah sperma yang kurang dapat disebabkan oleh karena kelelahan, tidur yang kurang, kegemukan ataupun kebiasaan merokok dan minum minuman keras, serta stres berkepanjangan.

Adanya gangguan hormon testosteron, adanya varicocele (pembuluh darah vena di buah zakar), infeksi (misalnya penyakit kelamin), kelainan khromosom dapat menjadi penyebab jumlah sperma yang kurang.

 

Berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), vitamin E (tauge) dapat membantu meningkatkan jumlah sperma.

Namun di samping mengalami kehidupan yang sehat, coba berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi

agar dapat diketahui penyebabnya serta diobati sesuai dengan penyebabnya.

Untuk mengetahui sperma sudah bertambah jumlahnya biasanya setelah 3-6 bulan pengobatan dokter akan memeriksa ulang analisa sperma,

dan dibandingkan hasilnya dengan sebelum pengobatan.

Jika jumlah dan kualitas sperma sudah baik,

selama tidak ada gangguan kesehatan reproduksi pada istri, biasanya mudah terjadi kehamilan. Ok.

 

Pertanyaan – Sulit Ejakulasi

Dokter, saya duda yang baru menikah lagi setelah 2 tahun “kosong”.

Usia saya saat ini 42 tahun.

Yang saya ingin tanyakan dokter, saya jadi sering sulit ejakulasi setelah melakukan hubungan seksual.

Bahkan, hingga 30 menit setelah itu.

Apakah saya normal dokter?

Apakah kesulitan ejakulasi yang saya alami itu berhubungan dengan masa menduda saya selama dua tahun itu?

Karena, selama menduda itu, saya nyaris tidak pernah berhubungan seks dengan perempuan.

 

Biasanya saya mengalihkan keinginan seksual dengan kesibukan bekerja dan berolahraga di malam hari.

Karena, setelah berolahraga biasanya saya langsung tidur lelap hingga pagi.

Kalaupun keinginan seksual itu tidak bisa dibendung lagi, saya biasanya melakukan onani.

 

Apakah ada cara alami untuk mempercepat proses ejakulasi?

Karena, bila kondisi ini berlanjut, kasihan sekali istri saya yang terlihat kelelahan tetapi saya belum “selesai”.

Bpk PH – Bumi Serpong Damai, Tangerang

Jawaban – Dr. Boyke

Memang, ejakulasi sangat dipengaruhi oleh faktor fisik dan faktor psikis.

Kebiasaan mengontrol ejakulasi saat menduda bisa saja menjadi penyebab.

Namun, kurang cukupnya rangsangan atau adanya penyakit gula, minum obat-obatan tertentu dapat pula menjadi penyebab lainnya.

Di samping itu, pada laki-laki yang takut istrinya hamil atau tidak mencintai istri, ejakulasi menjadi terhambat.

 

Saran saya,

coba hubungi dokter urologi untuk mengetahui penyebabnya secara fisik.

Jika semuanya normal, bukan tidak mungkin, faktor psikis-lah penyebabnya. Ok.

 

Pertanyaan – Sering Onani

Saya laki-laki lajang berusia 30 tahun yang suka beronani untuk memenuhi hasrat seks saya.

Dalam sehari saya bisa melakukan onani 2-3 kali dan itu sudah saya lakukan sejak saya berusia 20 tahun.

Tetapi saya belum pernah melakukan hubungan seks, baik oleh lawan jenis maupun sesama jenis.

Jadi setiap ingin melakukan seks, langsung saya lakukan onani entah di kantor atau di rumah teman.

 

Yang jadi persoalan sekarang adalah

saya mengalami keluhan di daerah bokong sampai pinggang,

sehingga tidak dapat berdiri lama-lama.

Apakah keluhan ini akibat onani yang saya lakukan itu atau ada penyakit lain yang saya tidak tahu.

 

Tetapi bila melihat fisik saya yang bugar, saya tidak yakin masalah ini disebabkan oleh kondisi kesehatannya.

Apa yang saya harus lakukan agar bisa kembali sehat seperti sedia kala.

Apakah harus meminum obat atau cukup dengan olahraga?

Atau kegiatan onani harus dihentikan?

 

Kalau onani dihentikan,

adakah cara lain yang bisa dilakukan bila keinginan seks saya tidak terbendung.

Sementara untuk menikah, selain belum punya pacar, saya juga belum berani karena belum siap secara finansial.

Karena saya baru bekerja secara benar dalam dua tahun terakhir. Tolong dokter…

B di Bogor

Jawaban – Dr. Boyke

Melakukan onani 2-3 kali sehari, bahkan dilakukan di tempat kerja, memang berlebihan.

Seharusnya Anda dapat mengekang keinginan onani Anda.

Mungkin saja pekerjaan Anda sedikit di kantor sehingga masih sempat melakukan onani.

 

Onani yang berlebihan menguras energi,

tetapi tidak mengganggu organ-organ tubuh, sehingga apa yang Anda rasakan sampai sulit untuk berdiri,

tidak ada hubungannya dengan onani yang sering, karena yang diejakulasikan adalah cairan semen yang mengandung sperma dan terdiri dari protein-protein tubuh,

yang mungkin timbul adalah perasaan lemas.

 

Olah raga, jogging, push up dan berenang mungkin dapat memulihkan otot Anda di seputar pinggang dan bokong yang selama ini bermasalah.

Makanan yang tinggi protein (seperti susu, daging, telur) dapat meningkatkan protein tubuh Anda.

 

Dengan usia 30 tahun,

sudah saatnya Anda menikah dan mudah-mudahan hal ini dapat mengurangi keinginan Anda untuk beronani.

 

Pertanyaan – Masturbasi

Melalui kesempatan ini saya mohon bantuan dr.Boyke. Begini, dokter,

saya cewek 25 tahun, suka banget masturbasi di kamar.

 

Kadang suka melakukan phone-seks dan sms-seks dengan teman-teman cowok.

Tetapi belakangan, saya jadi takut.

Soalnya, kata teman-teman, banyak masturbasi bisa berbahaya buat vagina saya.

Bahkan, kata teman, keseringan masturbasi juga bisa mengakibatkan mandul.

Betulkah begitu, dokter?

Apakah saya bisa mandul?

S di Geger Kalong, Bandung

Jawaban – Dr. Boyke

Masturbasi dilakukan oleh sekitar 68% perempuan,

khususnya mereka yang belum menikah.

Asal tidak ada benda atau tangan yang masuk ke dalam liang vagina, masturbasi tidak berbahaya secara kesehatan.

Masuknya tangan atau benda ke dalam vagina dapat menimbulkan infeksi sehingga dapat menyebabkan kemandulan.

 

Cobalah kurangi keinginan masturbasi dengan menyibukan diri pada kegiatan-kegiatan positif (misalnya olah raga, menekuni hobi musik, dll).

Dekatkan diri Anda pada Tuhan,

dan yang terpenting hindarkan media-media porno

(sms, phone-seks, VCD porno, dll) yang dapat membuat Anda berfantasi tentang seks dan mendorong keinginan bermasturbasi.

 

Pertanyaan – Tes Kesehatan Pra Nikah Laki-laki

Saya laki-laki berusia 30 tahun yang sebentar lagi akan menikah.

Keluarga calon istri meminta saya untuk melakukan tes kesehatan pranikah.

Perlukah seorang laki-laki melakukan tes kesehatan pranikah tersebut?

Apa saja yang harus saya jalani untuk itu?

Di mana saya bisa melakan tes itu?

Apakah memerlukan biaya mahal?

Apa konsekuensi bila saya tidak melakukan tes kesehatan pranikah tersebut?

 

Saya maklum bila keluarga calon istri meminta tes kesehatan pranikah ini,

maklum dokter, saya anak tunggal dari seorang ibu tunggal, meski keluarga ayah saya cukup besar.

Apakah minimnya anak ini menurun, dari ibu atau ayah?

Atau masalah ini tidak berpengaruh, karena istri berasal dari keluarga besar.

Sebenarnya masalah mendapat keturunan itu, paling banyak terpengaruh dari siapa, saya atau dari istri?

Terima kasih atas informasinya.

BA by Email

Jawaban – Dr. Boyke

Tes kesehatan pra nikah (premarital check up) sangatlah perlu,

terutama untuk mengetahui apakah ada penyakit tertentu yang berbahaya jika istri Anda hamil.

 

Biasanya pemeriksaannya meliputi general check up dan tes kesehatan reproduksi laki-laki,

untuk pemeriksaan kesehatan reproduksi laki-laki, dinilai apakah ada varicocele (pembuluh darah balik pada zakar yang dapat menimbulkan kematian),

pernah terinfeksi penyakit kelamin atau tidak, ada penyakit-penyakit berbahaya seperti epilepsi, kelainan genetik dan sebagainya.

 

Tes dilakukan diberbagai klinik reproduksi,

termasuk di klinik Pasutri Tebet. Mengenai biaya relatif, bahkan Anda dapat memilih pemeriksan apa saja yang diinginkan.

 

Masalah kesuburan seorang laki-laki tidak ditentukan oleh faktor keturunan/genetik,

tetapi ditentukan oleh kesehatan organ-organ reproduksinya.

Penyebab ketidaksuburan 45 persen disebabkan oleh laki-laki dan 55 persen oleh perempuan.

Lakukanlah pemeriksaan pre marital check up untuk masa depan putra-putri Anda sendiri.

 

Pertanyaan – Pembengkakan Prostat

Saya adalah laki-laki berusia 39 tahun,

menikah dan punya tiga orang anak yang masih kecil-kecil.

Dokter, dua tahun terakhir ini saya menderita sakit yang tak kunjung sembuh pada alat reproduksi saya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dubur, USG dan urin lengkap, diketahui saya mengalami pembengkakan prostat.

  1. Apakah yang sebaiknya saya lakukan?
  2. Apakah pembengkakan tersebut bisa disembuhkan?
  3. Adakah pantangan makanan tertentu yang saya harus hindarkan agar penyakit tersebut tidak kambuh?
  4. Sebenarnya apa yang menjadi penyebab terjadinya pembengkakan prostat?
  5. Apakah penyakit tersebut bersifat genetika atau lebih terkait dengan gaya hidup?

Saya takut anak laki-laki saya akan mengalami hal serupa.

Tetapi sepanjang yang saya tahu, ayah saya tidak pernah mengalami penyakit semacam itu.

Bpk RF – Jakarta

Jawaban – Dr. Boyke

Pembengkakan prostat atau hipertropi prostat sampai saat ini penyebabnya tidak diketahui dengan pasti,

biasanya pembengkakan prostat terjadi pada laki-laki di atas 50 tahun.

Prostat yang besarnya sebesar kacang mete dapat berkembang menjadi segede bola pingpong bahkan lebih.

 

Faktor-faktor risiko yang menimbulkan pembengkakan prostat berkaitan dengan pola makan yang terlalu banyak lemak, merokok dan kurangnya frekuensi hubungan seks dengan pasangan.

Sepuluh persen dari penderita hipertropi prostat memerlukan tindakan operasi karena mereka mengalami kesulitan buang air.

 

Yang ditakutkan adalah pembengkakan prostat disebabkan kanker prostat, jika pada pemeriksaan dinyatakan kanker,

biasanya kelenjar prostat akan diangkat.

Kanker prostat sangat dipengaruhi oleh hormon testoteron, sehingga untuk menghentikan penyebaran kanker biasanya dokter melakukan kastrasi (pengangkatan testis).

 

Akibatnya laki-laki tersebut mengalami penurunan/hilangnya kemampuan seks.

Penyakit prostat tidak diturunkan, namun coba anjurkan pada anak laki-laki Anda untuk mengikuti pola hidup sehat sejak kecil,

banyak makan sayuran, tidak merokok dan setelah menikah kelak agar melakukan hubungan seks dengan istri sesering mungkin.

 

Pertanyaan – Cara Mendapatkan Anak Cowok

Saya seorang suami berusia 45 tahun, tinggi badan sekitar 175 cm dengan berat badan 90 kilogram.

Istri saya sekarang berusia 34 tahun, sementara tinggi badannya sekitar 160 cm dengan berat badan 55 kilogram.

Setelah menikah selama enam tahun, kami sudah dikarunia tiga orang anak.

Semuanya perempuan.

Jujur dokter, saya sangat merindukan anak lelaki.

 

Pertanyaannya,

teknik bercinta seperti apa yang bisa membuat janin yang saya buahi itu kelak menjadi anak laki-laki?

Terlepas dari pertanyaan tersebut, dengan berat badan yang saya miliki sekarang,

teknik bercinta yang seperti apa yang paling mengasyikkan?

Oh ya, bila akan mencapai puncak, kaki saya kadang suka kejang, mengapa hal itu bisa terjadi?

Dan, bagaimana sih mengatasinya?

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih,

Bpk MH – Batu Ceper, Jakarta Barat

Jawaban – Dr. Boyke

Teknik bercinta—apa pun gayanya—tidak bisa menentukan jenis kelamin bayi.

Yang menentukan justru jenis sperma Bapak yang saat itu paling dominan.

Jika sperma X maka akan membuahkan anak perempuan, dan jika sperma Y maka akan menghasilkan anak laki-laki.

 

Memang ada mitos menarik bahwa bila ketika bersenggama, sperma si laki-laki keluar lebih dulu maka kalau terjadi sampai pembuahan dalam rahim,

maka yang akan keluar adalah bayi perempuan.

Sebaliknya, kalau si perempuan orgasme duluan maka jabang bayi nanti adalah laki-laki.

Namun tentang hal ini, sejauh ini belum ada bukti-bukti ilmiahnya.

 

Sebaiknya jangan gusar.

Nikmatilah kegiatan senggama Anda agar masing-masing pasangan merasakan kepuasan.

Tentang apakah senggama tersebut akan menghasilkan anak laki-laki atau perempuan, harus diterima dengan ucapan syukur.

Sebab, anak adalah karunia Tuhan. Anak laki-laki atau perempuan sama saja, yang penting sehat.

 

Teknik bercinta yang paling banyak disukai dan menyenangkan perempuan (apalagi dengan kondisi badan laki-laki yang besar) adalah jika ia berada di atas (female superior).

Selain penis bisa merangsang G-spot istri secara langsung, berat tubuh Anda tidak perlu menekan tubuh istri, sehingga istri tidak kelelahan.

 

Kaki kejang setelah orgasme merupakan hal yang normal saja.

Pada saat ejakulasi atau orgasme terjadi, kontraksi pada otot-otot tungkai menimbulkan rasa ‘sakit’ seperti kejang.

Untuk meredakannya, segeralah bersikap rileks dan santai dengan membaringkan tubuh secara nyaman dalam posisi telentang di atas tempat tidur.

 

Pertanyaan – Letak G Spot

Saya ibu beranak satu usia 31 tahun, sedangkan suami berusia 35 tahun.

Kami sudah menikah selama tiga tahun. Selama ini, hubungan intim kami berlangsung lancar dan baik-baik saja.

Suatu waktu, di sebuah majalah,

saya membaca artikel mengenai G spot yang membuat saya takjub

sekaligus penasaran karena bila berhasil menemukannya bisa menambah kenikmatan saat berhubungan seksual.

 

Yang saya ingin ketahui lebih jauh?

apakah G spot itu benar-benar ada?

Di manakah letaknya dan bagaimana cara mengetahuinya?

Bagaimana cara menstimulasinya, apakah ada cara-cara khusus?

Apakah suami saya juga memiliki G spot?

Ny R – Kopo, Bandung

Jawaban – Dr. Boyke

G spot adalah salah satu pusat orgasme perempuan selain klitoris.

Letaknya pada 1/3 bagian atas vagina pada jam 10-12. Jika diraba titik tersebut,

seperti meraba uang logam seribu rupiah.

Hanya saja jika terlalu lembut merabanya tidak akan terasa apa-apa dan jika terlalu keras merabanya akan timbul rasa sakit.

Menurut beberapa ahli, untuk menstimulasi yang pas sehingga menghasilkan rangsangan adalah seperti menulis di kaca berembun.

 

Laki-laki juga mempunyai G spot letaknya adalah dekat kelenjar prostat.

Untuk menstimulasinya dapat dilakukan dengan melalui anus

(tentunya harus menggunakan pelicin dan sarung tangan).

Sayangnya, pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidak semua laki-laki dan perempuan mempunyai G spot.

Ok.

6 Comments

  1. Selamat siang dr boyke, mau tanya kalau mau panjangin penis dan buat tahan lama, yang aman dan bagus pakai apa obatnya? Mohon info. Terima kasih

    1. Dengan mengkonsumsi Hammer of Thor bisa bikin tahan lama, akan tetapi tidak ada obat yang bisa untuk memperbesar dan memperpanjang secara instan, semua perlu proses. Kebanyakan iklan Pembesar Penis itu bohong hampir sama dengan iklan lotion pemutih kulit. jika bisa memutihkan pasti orang berkulit hitam beli semua lotion itu. Untuk memuaskan istri tidak terpaku dengan ukuran, yang penting bisa bertahan berapa lama ereksi anda.

  2. Sy.. B. Aceh says:

    Saya ingin bertanya dok. Sy pria 42th, br menikah, sebelum menikah sy pernah sesekali onani, tdk sering kadang 2 bln sekali.
    Pertanyaannya:
    1. Ketika sy bersenggama, mengapa penis sy tidak bs keras dan tegang.
    2. Ukuran lubang vagina istri saya sangat kecil. Sehingga sy kesulitan memasukan penis sy tsb. Tolong dok, sulosi apa yg harus sy lakukan. Untuk dpat menembus pertahanan benteng istri saya. Trimakasih atas bantuan dokter..!

    1. 1. Mungkin kondisi anda yang kurang fit, sehingga ereksi tidak bisa keras dengan maksimal.
      2. Lakukan pemanasan terlebih dahulu kurang lebih 30 menit sampai istri anda benar-benar siap untuk melakukan hubungan intim.
      semoga sedikit penjelasan ini bisa membantu.

  3. Kalau operasi pelastik pada penis berapa ukuran maksimal bertambahnya..dan berapa biaya operasinya.??

    1. Penambahan besar tergantung permintaan pasien, dan untuk biaya di indonesia bisa mencapai puluhan juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *