Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Apakah kita perlu mempercayai iklan pembesar penis

Apakah kita perlu mempercayai iklan pembesar penis

Di zaman modern ini banyak pria yang mengalami keprihatinan dengan ukuran penis mereka yang dirasa kecil, sehingga banyak pria yang mencoba berbagai macam obat atau metode untuk mendapatkan penis besar seperti yang meraka impikan.

Saat ini banyak yang percaya bahwa cara yang benar dan cepat untuk menambah ukuran penis dengan menggunakan pompa penis dan minyak oles. Tidak ada satupun cara atau metode yang bisa bikin penis besar secara instan, berikut alasannya.

Tidak ada metode atau obat yang bisa menambah ukuran penis secara instan dan permanen

Mau dipompa atau dipijat seperti apapun ukuran penis tetap tidak akan berubah secara permanen karena sampai sekarang belum ada cara yang terbukti efektif untuk membesarkan penis.

“Sampai saat ini belum ada pil, krim atau cara apapun yang terbukti bermanfaat untuk meningkatkan ukuran penis” Thomas J. Walsh, MD seorang profesor urologi dan direktur dari University of Washington Men’s Health Center, mengutip Men’s Health.

Ukuran penis yang dimiliki pria sedikit banyak ditentukan secara genetic karena penis terdiri dari pasangan corpora cavernosa dan corpus spongiosum tunggal. Maksudnya adalah, penis memiliki jaringan seperti spons yang dapat mengembang karena terisi darah yang di pompa oleh jantung dan mengempis kembali dari waktu ke waktu.

Perubahan ukuran penis terjadi saat pria memasuki masa pubertas, baik itu panjang dan ukurannya. Panjang dan besar penis yang pria capai setelah melalui masa itu akan menjadi ukuran maksimal penis mereka.

Penis tidak seperti payudara atau hidung yang bisa berubah karena penis bukanlah organ statis, penis merupakan silinder berserat yang terpasang permanen pada tulang pinggul, sehingga akan sangat sulit untuk bisa dimanipulasi. Oleh karena itu, cara operasi pun tidak akan berhasil karena tidak ada material cangkokan yang cocok untuk di aplikasikan di penis.

Penis merupakan salah satu organ tubuh manusia yang tidak memiliki otot, jadi segala metode fisik dan latihan apapun untuk penis tidak akan ada hasilnya seperti yang diharapkan. Dengan latihan fisik yang berat bisa mengakibatkan resiko yang besar seperti robeknya kulit penis bahkan bisa sampai patah.

 

Kebanyakan pria yang merasa memiliki penis kecil, sebenarnya memiliki ukuran normal

Salah satu study tahun 2005 yang diterbitkan Journal of Urology menemukan, bahwa dari 92 pasien mengeluh kalau memiliki penis dengan ukuran yang kecil. Hampir semuanya memiliki ekspektasi yang berlebihan terhadap sebesar apa seharusnya ukuran penis yang normal itu.

Ironisnya masalah kasus penis kecil ini mungkin bisa dikaitkan dengan maraknya konten-konten porno yang mudah di jumpai di internet, dimana di situ diperlihatkan ukuran penis pemain bintang porno yang memiliki ukuran yang sangat besar sedangkan rata-rata ukuran penis orang asia sangatlah dibawah rata-rata ukuran penis orang eropa.

Jadi bagaimana seorang pria bisa tau apakah penisnya termasuk  dalam ukuran normal, besar atau bahkan kecil? Secara teknis, penis dianggap masuk ukuran kecil kalau saat ereksi ukuran panjang kurang dari 8cm.

Ketidak percayaan diri pria terhadap ukuran penis inilah yang sekarang banyak dimanfaatkan orang bahkan produsen obat yang tidak bertanggung jawab  menyebarkan informasi bohong untuk mencari keuntungan semata.

Sudah banyak pria yang tertipu sudah mencoba mengkonsumsi obat pembesar penis dari website-website yang menampilkan ukuran penis bisa besar dengan singkat dan sudah beli tidak ada hasilnya sama sekali.

Produk yang sebenarnya dijual dipasaran itu adalah suplemen penambah stamina bukan pembesar penis seperti yang di iklankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *