Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Apa Penyebab Keputihan

Apa Penyebab Keputihan

Masalah keputihan pada wanita dapat timbul karena berbagai sebab, diantaranya adalah akibat stress, pengaruh hormonal, penyakit dan juga dari makanan yang dimakan. Berbagai penyebab ini membuat masalah keputihan menjadi komplek, tanpa adanya pengetahuan yang tepat, maka seorang wanita bisa menjadi sangat repot dengan masalah keputihannya.

 

Keputihan bisa merupakan kondisi yang normal, tetapi di level tertentu menjadi tidak normal, untuk mengetahui semua penyebab keputihan mari kita simak keterangan berikut.

 

Faktor alami (Normal)

 

Keputihan bisa terjadi sebagai keadaan yang normal dan pasti pernah dialami oleh semua wanita, memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

 

Setiap keputihan Vagina mengeluarkan cairan yang berwarna bening dan agak keputih-putihan serta tidak berbau. Biasanya juga disertai dengan gejala gatal-gatal dan rasa sedikit perih pada area vagina. Selama kondisi ini tidak menjadi lebih buruk berarti keputihan yang terjadi adalah yang normal. Anda tidak perlu merasa kawatir akan hal ini, karena ini adalah gejala normal yang juga akan dirasakan saat :

 

  • Ibu hamil
  • Pada saat haid pertama kali
  • Menjelang masa haid
  • Mengalami ovulasi
  • Aktivitas seksual

 

Jadi terlihat bahwa keputihan dengan jenis normal, secara umum akan dirasakan setiap wanita pada kondisi-kondisi tertentu. Selama gejala keputihan ini bisa segera ditangani dengan tepat, maka tidak akan berkembang menjadi keputihan yang tidak normal.

 

Faktor Psikologis

 

Keputihan bisa berasal dari faktor psikis, dan penyebab utamanya adalah stress, yah stress merupakan penyebab paling banyak yang bisa menimbulkan keputihan pada wanita. Kenapa stress sangat besar pengaruhnya terhadap keputihan?

Stress mampu memicu faktor hormonal dalam tubuh wanita menjadi tidak tentu, dan ini berkaitan dengan keseimbangan PH alami dalam alat genital wanita. Apa bila PH alami Vagina menjadi terganggu jelas akan diikuti gejala berbagai macam keluhan, terutama keputihan.

Stress paling banyak berasal dari tekanan pekerjaan, juga stress yang diakibatkan karena keletihan fisik akan berimbas langsung terhadap gejala keputihan. Stress dari masalah ekonomi dan masalah keluarga juga sangat mempengaruhi psikologis wanita, dan menjadi penyebab keputihan pada wanita masa kini.

Olah raga yang teratur diyakini mampu mengurangi stress dengan signifikan juga membuat kadar imun dalam tubuh menjadi kuat sehingga secara alami tubuh mampu melawan bakteri dan kuman jahat yang berkembang dalam alat genital wanita.

Dengan istirahat teratur dan cukup serta selalu berpikir positif mampu membantu wanita dalam mencegah terjadinya stress juga tentu akanmenghindarkan diri dari resiko keputihan.

 

 

 

 

Faktor hormonal

 

Faktor hormonal dalam tubuh wanita bisa berubah ubah dipengaruhi berbagai macam kondisi, seperti pada masa menjelang Haid, hormon wanita menjadi tidak menentu, dan ini berkaitan dengan keseimbangan PH alami dalam alat genital wanita. Apa bila PH alami Vagina menjadi terganggu jelas akan diikuti gejala berbagai macam keluhan, terutama keputihan.

Saat terjadi stress hormon juga akan cenderung terimbas menjadi tidak seimbang, juga pengaruh dari penggunaan alat kontrasepsi yang sifatnya suntik hormon, juga berpotensi membuat wanita menjadi riskan terkena keputihan.

 

 

Faktor Penyakit

 

Seorang wanita yang menderita penyakit tertentu akan berpotensi mengalami keputihan, karena penyakit tersebut berkaitan dengan alat genital wanita, beberapa diantaranya adalah :

  • Alergi

Alergi terhadap suatu makanan misalnya, juga dapat memicu timbulnya keputihan. Alergi macam ini dapat dihindari dengan mengurangi mengkonsumsi suatu jenis makanan yang menyebabkan alergi tersebut, atau dengan obat anti alergi.

  • Radang leher rahim

Radang leher rahim membuat Vagina menjadi rentan terjadi keputihan karena keseimbangan PH Vagina yang tergannggu. Radang juga membuat bakteri dan kumat menjadi cepat berkembang dan meyebabkan keputihan serta keluhan-keluhan lainnya.

 

Faktor Makanan

 

Makanan menjadi faktor penyebab keputihan yang paling banyak setelah stress, karena ketidaktahuan akan pengaruh buruk suatu jenis makanan, yang memicu keputihan.

 

Telur

Telur dikenal mengandung protein yang tinggi pada putih telurnya, ini yang dapat memicu produktifitas lendir keputihan pada wanita. Untuk menghindari produktifitas lendir yang terlalu banyak maka batasi mengkonsumsi telur, sehari 2-3 butir telur sebenarnya sudah cukup.

 

Timun

Timun memiliki kandungan senyawa yang dapat memicu produksi hormon estrogen, jadi apabila mengkonsumsinya dalam jumlah banyak maka produksi lendir pada vagina akan meningkat, dan dapat memicu keputihan.

 

Jamur

Jamur mengandung ragi dan ragi dapat memicu produksi lendir keputihan, jamur yang sudah diolah dan dimasak sekalipun masih mengandung ragi didalamnya, jadi pengaruh terhadap keputihan akan tetap ada.

 

Tape singkong

Seperti pada jamur, tape juga mengandung ragi yang mampu memicu keputihan, baik pada orang yang secara normal sudah mengalami keputihan atau pada orang yang belum mengalaminya, hindari makan makanan berupa tape.

 

Nanas

Nanas juga mampu memicu produksi lendir berlebih pada wanita, karena mengandung asam, jadi nanas sebaiknya dihindari bagi anda yang mengalami keputihan karena akan memperburuk kondisi keputihan anda.

 

Keju

Proses pembuatan keju adalah dengan fermentasi, nah ini yang mampu memicu keputihan pada wanita, keju yang tidak melewati proses pasteurisasi akan lebih memicu gejala keputihan, kurangi atau hindari mengkonsumsi keju.

 

Udang

Mengkonsumsi udang dalam jumlah banyak juga ditengarai menjadi penyebab keputihan, karena udang mampu memicu produksi lendir berlebih, jaga konsumsi udang dibawah 100 gr tiap harinya untuk menghindari gejala keputihan.

 

Soft Drink

Soft Drink dikenal sangat luas karena rasanya yang segar, tetapi kandungan pemanis dan pewarna buatan didalamnya mampu membuat jamur candida albicans yang dapat meningkatkan kadar asam dalam organ intim wanita menjadi bertambah banyak, sehingga akan memicu terjadinya keputihan.

 

Gula

Makanan atau minuman yang banyak mengandung gula mampu menyebabkan berkembangnya jamur dalam organ kewanitaan, dan juga produksi lendir akan makin banyak, sehingga potensi terjadi keputihanpun tidak terelakkan. Kurangi penggunakan gula, karena gula juga bisa memicu penyakit lainnya seperti Diabetes dan lain lain.

 

Anggur dan pisang

Mengkonsumsi buah anggur dan pisang juga ditengarai akan meningkatkan potensi terjadinya keputihan. Konsumsilah buah anggur dan pisang dalam jumlah yang terbatas untuk menghindari terjadinya keputihan.

 

Buah yang dikeringkan

Seringkali mengkonsumsi snack yang berupa awetan buah, dalam jumlah yang banyak ternyata rentan menyebabkan keputihan karena kandungan gula yang cukup tinggi serta bahan pengawet didalamnya, mampu memicu perkembangan bakteri, dan jamur dalam cairan vagina.

 

Berdasarkan daftar makanan diatas, maka yang harus anda lakukan adalah :

 

Menghindari mengkonsumsi makanan makanan diatas, karena dengan menghindarinya maka anda akan terbebas dari potensi terjadinya keputihan karena pengaruh makanan diatas. Bagi anda yang karena hal tertentu harus mengkonsumsi makanan diatas maka anda harus mengerti takaran yang pas bagi anda, dan tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

 

Dengan memahami jenis makanan yang menyebabkan keputihan, maka anda bisa mengatur dan mengkondisikan diri untuk terhindar dari potensi keputihan. Menjaga kesehatan tubuh, cukup istirahat, dan menghindari stress akan membantu anda untuk terbebas dari keputihan secara alami. Apabila secara normal tetap terjadi keputihan, maka segera konsultasikan masalah tersebut kepada dokter atau gunakan obat yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *